UNP Kediri Gelar Pagelaran Wayang Kulit ‘Wahyu Godo Inten’ dan Serahkan Anugerah Kampus 2026

KEDIRI | UPDATENEWSTV – Ribuan warga, terdiri dari mahasiswa, hingga civitas academica tumpah ruah menikmati Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-49 UNP Kediri.

Kegiatan ini ​menghadirkan dalang kondang Ki Sun Gondrong serta bintang tamu komedian ternama Jawa Timur, Cak Percil Cs, yang sukses menghibur penonton sepanjang malam.

​Sebelum Pagelaran Wayang digelar kegiatan dimulai penyerahan Anugrah Kampus UNP Kediri 2026, bergengsi ini diberikan kepada unit kerja, dosen, tenaga kependidikan (tendik), hingga program studi (prodi) yang dinilai berprestasi dan berdedikasi tinggi.

Bacaan Lainnya

​Pemberian apresiasi ini menjadi bukti nyata komitmen UNP Kediri dalam menjaga kualitas mutu pendidikan serta pelayanan akademis. Adapun deretan penerima penghargaan Anugerah Kampus 2026 adalah sebagai berikut:

​Anugerah Unit Kerja Unggul:
​Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS)
​Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
​Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPMPSDM)

​Anugerah Tendik Unggul:
​Arif Erwan
​Aris Rahayu
​Danang Sasongko

​Anugerah Dosen Unggul:
​Dr. Ika Santia, M.Pd.
​Dr. Faisol, M.M.
​Dr. M. Anas, M.M., M.Ak.

​Anugerah Program Studi (Prodi) Unggul:
​Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI)
​Pendidikan Matematika
​Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)

​Dalam sambutannya, Rektor UNP Kediri, Dr. Zainal Afandi, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para peraih penghargaan serta seluruh civitas academica yang terus konsisten membesarkan kampus.
​”Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tenaga kependidikan, dosen, prodi, dan unit kerja yang malam hari ini menerima Anugerah Kampus. Semoga ini menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi Bapak/Ibu sekalian untuk terus meningkatkan kinerja,” ujar Dr. Zainal Afandi.

​Ia menekankan bahwa peringatan Dies Natalis ke-49 ini merupakan pijakan penting menuju perayaan setengah abad UNP Kediri pada tahun mendatang.

​”Tahun depan merupakan tahun emas Universitas Nusantara PGRI Kediri karena sudah berusia 50 tahun. Mari kita sambut bersama dan tingkatkan kinerja agar tahun depan kampus kita bisa mencapai performa yang maksimal,” harapnya.

​”Alhamdulillah kalau tahun depan kita bisa menyaksikan bersama peringatan Dies Natalis yang ke-50. Tapi kalau Dies Natalis yang ke-100, saya jamin saya tidak mungkin bisa menyaksikan Bapak/Ibu. Karena sekarang usia saya sudah 58 tahun, kalau ditambah 50 tahun lagi ya tidak mungkin,” bebernya.

​Dr. Zainal juga meminta civitas akademika memahami lakon wayang yang dibawakan malam itu agar tidak salah mengartikan istilah. ​”Lakon malam ini Wahyu Godo Inten.

​Pertunjukan yang disajikan Ki Sun Gondrong dan lawakan segar Cak Percil Cs tak sekadar menjadi hiburan rakyat, tetapi juga sarana penanaman nilai-nilai luhur bagi seluruh keluarga besar kampus.

​”Wayang merupakan seni adi luhung bangsa kita. Di sini kita tidak hanya menyaksikan tontonan, tetapi juga mendapatkan tuntunan hidup. Selamat menyaksikan sampai paripurna,” tutup Dr. Zainal Afandi sebelum meresmikan pembukaan pagelaran.
​Acara pun berlanjut riuh hingga dini hari, memadukan kekayaan filosofi kebudayaan, penghargaan atas prestasi civitas academica, serta kebersamaan erat antara warga Kediri dan UNP Kediri.

Pos terkait