SPPG BEGADUNG TERANCAM SUSPEND PASCA DUGAAN KERACUNAN SISWA SMAN 3 NGANJUK

NGANJUK, UPDATENEWSTV – Dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa SMAN 3 Nganjuk setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Begadung yang menyediakan makanan tersebut bahkan berpotensi dikenai sanksi administratif hingga penghentian sementara atau suspend.

Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, menyampaikan hal tersebut saat mendatangi RSUD Kabupaten Nganjuk untuk melihat kondisi para siswa yang menjalani perawatan, Rabu (2/9/2026).

Menurut Trihandy, kemungkinan pemberian sanksi terhadap SPPG Begadung masih terbuka. Namun, pemerintah daerah terlebih dahulu akan melakukan evaluasi dan pendalaman terhadap kejadian tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

“Secara administratif akan kita lakukan terkait hal tersebut,” ujar Trihandy kepada awak media di IGD RSUD Kabupaten Nganjuk.

Peristiwa tersebut bermula ketika sejumlah siswa SMAN 3 Nganjuk mengalami keluhan kesehatan berupa mual hingga muntah usai mengonsumsi makanan dari program MBG yang dibagikan di lingkungan sekolah.

Jumlah siswa maupun pihak lain yang mendapatkan penanganan medis juga terus diperbarui. Berdasarkan data terakhir yang dihimpun, tercatat sebanyak 54 orang telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.

Hingga berita ini ditulis, SPPG Begadung belum menyampaikan keterangan resmi mengenai dugaan adanya kaitan antara menu MBG yang disalurkan dengan keluhan kesehatan yang dialami para siswa.

Di sisi lain, pihak terkait masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pemberian sanksi administratif terhadap SPPG Begadung.

(Tim)

Pos terkait