Sindiran Terbuka untuk Pemkab, Jalan Rusak di Dusun Miren Sidoharjo Ditanami Pohon Pisang

Nganjuk | Updatenewstv- Kesabaran warga Dusun Miren, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, akhirnya habis. Jalan desa yang rusak parah dan bertahun-tahun tak diperbaiki menjadi aksi protes yang tak biasa. Warga memilih menanam pohon pisang di tengah lubang-lubang jalan sebagai bentuk yang mengecewakan sekaligus peringatan.

Aksi tersebut dilakukan di ruas jalan sepanjang sekitar 400 meter yang selama ini menjadi akses utama penghubung Desa Sidoharjo dengan wilayah sekitar. Kondisi jalan terlihat memprihatinkan, dengan lubang-lubang besar yang tersebar di hampir seluruh badan jalan.

Situasi semakin berbahaya saat musim hujan tiba. Lubang yang berisi udara membuat permukaan jalan tampak rata, sehingga kerap mengecoh pengendara. Tak jarang, pengendara sepeda motor terperosok hingga terjatuh.

Penanaman pohon pisang bukan tanpa alasan. Selain agar lubang mudah terlihat, langkah itu juga dimaksudkan sebagai sindiran terbuka kepada pemerintah daerah yang dinilai belum serius menangani keluhan warga.

Laporan sudah sering kami sampaikan, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Kalau hujan, lubangnya tidak terlihat, banyak yang jatuh,” ujar Sudar, salah satu warga sekitar, Selasa (3/2/2026).

Menurutnya, kerusakan jalan sangat berdampak pada aktivitas masyarakat. Anak-anak harus ekstra hati-hati saat berangkat sekolah, petani kesulitan mengangkut hasil panen, dan pedagang sering mengalami kendala saat berlayar. Bahkan kendaraan roda empat kerap mengalami kerusakan akibat menabrak lubang jalan.

Kondisi ini membuat kekecewaan warga semakin memuncak. Mereka menilai pemerintah tidak adil jika tetap menuntut kewajiban pajak sementara fasilitas dasar seperti jalan dibiarkan rusak. Warga pun mengancam akan menghentikan pembayaran pajak jika tidak ada langkah nyata dari pemerintah.

Kami selalu patuh bayar pajak. Tapi kalau jalan rusak terus dibiarkan, warga pasti bereaksi,” tegas Sudar.

Sementara itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (3/2/2026), menyatakan bahwa keluhan warga akan segera ditindaklanjuti.

Secepatnya akan kami TL,” singkatnya.

 

(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *