
Nganjuk | Updatenewstv- Polemik wacana pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk ke arah Gedung Juang 45 akhirnya mendapat titik terang. Melalui Badan Anggaran (Banggar), DPRD Kabupaten Nganjuk menegaskan sikapnya dengan menolak tegas rencana tersebut dan memastikan tidak akan ada tindak lanjut terkait pelebaran rumah sakit ke kawasan bersejarah itu.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Nganjuk, Raditya Haria Yuangga, menegaskan bahwa Gedung Juang harus tetap dipertahankan sebagai simbol perjuangan di Kabupaten Nganjuk.

Gedung Juang akan tetap menjadi Gedung Juang di Kabupaten Nganjuk. Penolakan ini didasari karena aturan belum selesai. Kalau memang rumah sakit butuh 5 hektare, tidak perlu harus melebar ke Gedung Juang. Banyak rumah sakit tipe A, termasuk RSUD Dr. Soetomo Surabaya, yang luasnya tidak sampai 5 hektare, tetapi bisa berkembang dengan cara membangun ke atas,” jelas Raditya Haria Yuangga, saat dikonfirmasi, pada Rabu (1/10/2025).
Raditya menekankan, solusi terbaik adalah pembangunan vertikal dengan menambah lantai gedung rumah sakit, bukan memperluas area dengan mengorbankan Gedung Juang.
Selain itu, ia juga menyoroti persoalan lahan parkir RSUD yang sudah pernah dialokasikan sejak tahun 2015. Namun hingga kini, menurutnya, belum ada pembangunan parkir yang maksimal.
Parkir itu sudah diberikan oleh DPRD sejak 2015. Kenyataannya sampai sekarang tidak ada pembangunan lahan parkir sama sekali. Padahal kalau dimaksimalkan, lahan yang ada sudah lebih dari cukup,” ujarnya.
Lebih jauh, Raditya menegaskan bahwa keputusan bersama DPRD dan Banggar untuk menolak rencana pelebaran RSUD Nganjuk ke arah Gedung Juang juga mempertimbangkan sejarah dan nilai penghormatan kepada para pahlawan.
Sudah disepakati tidak ada tindak lanjut terkait pelebaran rumah sakit. Ini bukan sekadar soal APBD, tetapi juga tentang sejarah Gedung Juang yang merupakan penghargaan kepada para pahlawan,” pungkasnya.
Dengan keputusan ini, DPRD memastikan Gedung Juang akan tetap berdiri sebagai ikon perjuangan dan identitas sejarah Kabupaten Nganjuk, sekaligus menutup wacana pelebaran rumah sakit ke arah kawasan tersebut.
(Tim)




























