Putra Tri Ramadani Juara Dunia World Climbing Series, Disambut Wali Kota Kediri dengan Bonus Prestasi dan Dukungan Pembenahan Fasilitas Panjat Tebing

KEDIRI–UPDATENEWSTV – Kebanggaan Kota Kediri kembali hadir dari cabang olahraga panjat tebing. Atlet nasional asal Kota Kediri, Putra Tri Ramadani, pulang ke kampung halamannya setelah menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas pada World Climbing Series Praha 2026 dan medali perunggu pada World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis.

Momentum kepulangan atlet yang akrab disapa Srondeng tersebut dimanfaatkan KONI Kota Kediri untuk mempertemukannya dengan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, di Balai Kota Kediri, Kamis (16/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota Kediri terhadap atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia sekaligus Kota Kediri di panggung dunia.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Kediri bersama KONI Kota Kediri menyerahkan bonus prestasi sebesar Rp10 juta kepada Putra sebagai penghargaan atas pencapaiannya.

“Luar biasa sekali prestasi Putra. Semoga semakin banyak atlet Kota Kediri yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional,” ujar Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.
Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, mengatakan keberhasilan Putra menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan secara berjenjang mampu melahirkan atlet berprestasi hingga level dunia.

Menurutnya, Putra merupakan salah satu atlet yang tumbuh melalui program Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) sebelum akhirnya berkembang menjadi atlet nasional dan internasional.
“Puslatkot adalah program pembibitan atlet-atlet potensial sejak usia dini. Program ini terbukti efektif melahirkan atlet yang mampu berprestasi mulai dari Porprov, PON, hingga mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” ungkap Koko.

Ia berharap capaian Putra dapat menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda Kota Kediri untuk terus berlatih dan berani bermimpi meraih prestasi tertinggi.

Sementara itu, Putra Tri Ramadani mengaku tidak ingin cepat berpuas diri meski baru saja meraih dua prestasi besar di ajang dunia. Atlet yang kini menjalani pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surabaya tersebut langsung membidik target berikutnya, yakni medali emas Asian Games 2026 di Jepang.

Setelah pulang ke Kediri, Putra dijadwalkan kembali mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Bekasi sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games sekaligus target jangka panjang tampil pada Olimpiade Los Angeles 2028.

“Target terdekat adalah Asian Games di Jepang akhir September nanti. Setelah ini saya kembali menjalani Pelatnas di Bekasi. Target jangka panjang saya tentu bisa tampil di Olimpiade Los Angeles 2028,” ujar Putra.

Menghadapi persaingan di level Asia, Putra mengaku akan menghadapi lawan-lawan tangguh dari China, Korea Selatan, dan Jepang. Menurutnya, babak semifinal menjadi fase paling menantang dalam setiap kompetisi karena tingkat kesulitan jalur yang lebih tinggi.

Di sela kepulangannya, Putra juga menyempatkan diri bertemu atlet-atlet muda panjat tebing Kota Kediri untuk berbagi pengalaman sekaligus memberikan motivasi. Namun demikian, ia turut menyoroti kondisi fasilitas latihan panjat tebing di Kota Kediri yang menurutnya perlu mendapatkan perhatian lebih, terutama dari aspek keamanan.
“Faktor keamanan dan keselamatan harus benar-benar diperhatikan karena olahraga ini memiliki risiko tinggi. Harapan saya, semoga fasilitas dinding panjat di Kota Kediri bisa diperbaiki agar atlet-atlet daerah semakin semangat berlatih,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, KONI Kota Kediri memastikan peningkatan sarana dan prasarana panjat tebing segera direalisasikan. Wakil Sekretaris Umum KONI Kota Kediri, Sri Wibowo, menjelaskan bahwa pembenahan papan wall climbing telah masuk dalam program prioritas tahun ini.

“Kami sudah memesan papan fiber untuk mengganti 11 panel papan lead yang sebelumnya masih menggunakan bahan kayu. Pembaruan ini dilakukan agar fasilitas latihan semakin aman dan memenuhi standar pembinaan atlet,” terang Sri Wibowo.

Perbaikan fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen KONI Kota Kediri dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi berbasis kualitas sarana, sehingga atlet dapat berlatih dengan lebih aman, nyaman, dan optimal.

KONI Kota Kediri optimistis, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan para atlet akan terus melahirkan prestasi-prestasi baru yang mengharumkan nama Kota Kediri di tingkat nasional hingga internasional, sekaligus memperkuat posisi Kota Kediri sebagai salah satu daerah dengan tradisi olahraga prestasi terbaik di Jawa Timur.

Pos terkait