POHON TUMBANG DI BARON NGANJUK TIMPA TERAS RUMAH, BOCAH 6 TAHUN ALAMI LUKA RINGAN

NGANJUK | UPDATENEWSTV – Sebuah pohon tumbang terjadi di jalur penghubung Baron-Lengkong, tepatnya di Desa Garu, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan teras rumah warga tertimpa pohon dan arus lalu lintas sempat terhambat. Seorang anak berusia enam tahun juga dilaporkan mengalami luka ringan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, Sutomo, S.Sos., M.M., mengatakan laporan kejadian diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Nganjuk pada pukul 15.17 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD segera mengerahkan personel menuju lokasi kejadian pada pukul 15.29 WIB untuk melakukan penanganan sekaligus evakuasi pohon tumbang.

Bacaan Lainnya

“Kurang lebih jam 14.30 ada pohon tumbang. Dari BPBD menerima laporan pada jam 15.17. Kemudian jam 15.29 tim langsung berangkat ke lokasi,” jelas Sutomo

Pohon yang tumbang diketahui memiliki diameter sekitar 30 sentimeter. Batangnya melintang hingga menutup akses jalan di jalur Baron-Lengkong dan mengenai bagian teras rumah milik warga setempat.

Akibat kejadian tersebut, seorang anak bernama Hadiba Naura (6), warga Dusun Karang Tengah, Desa Garu, Kecamatan Baron, mengalami luka ringan.

Korban telah mendapatkan penanganan dan dilaporkan sudah diperbolehkan kembali ke rumah.

Personel BPBD Nganjuk tiba di lokasi sekitar pukul 15.49 WIB. Proses penanganan dilakukan bersama warga sekitar dengan mengevakuasi batang dan ranting pohon yang menghalangi jalan hingga akses lalu lintas kembali normal.

“Alhamdulillah, dalam waktu yang tidak terlalu lama, evakuasi pohon tumbang bisa kami selesaikan dengan baik, dibantu oleh warga,” ujar Sutomo.

Mengenai penyebab kejadian, Sutomo menduga angin menjadi salah satu faktor yang memicu tumbangnya pohon tersebut. Selain itu, kondisi pohon yang sudah tua dengan ranting cukup rimbun juga diduga turut menjadi penyebab.

Seiring memasuki musim penghujan, BPBD Nganjuk mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya pohon tumbang, khususnya ketika hujan turun bersamaan dengan angin kencang.

Sutomo meminta masyarakat menghindari kebiasaan berteduh maupun memarkir kendaraan di bawah pohon berukuran besar. Warga juga diminta memperhatikan keberadaan jaringan kabel listrik di sekitar lokasi apabila terjadi pohon tumbang.

“Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya saat musim penghujan mulai datang, untuk senantiasa berhati-hati. Hindari berteduh di bawah pohon, jangan parkir di bawah pohon besar, dan waspadai kabel listrik,” pesan Sutomo.

Ia juga mengingatkan para pengendara agar mengurangi kecepatan saat melintas dalam kondisi hujan. Sementara itu, aktivitas di luar rumah sebaiknya dibatasi apabila cuaca sedang tidak bersahabat.

BPBD Nganjuk berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim penghujan, terutama angin kencang yang berisiko menyebabkan pohon tumbang dan mengancam keselamatan warga maupun pengguna jalan.

(Tim)

Pos terkait