DINAS PPKB NGANJUK GELAR FORUM KONSULTASI PUBLIK GUNA PERKUAT IMPLEMENTASI SSK.

NGANJUK,UPDATENEWSTV– Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Hal ini diwujudkan dengan digelarnya Forum Konsultasi Publik (FKP) bertajuk “Membangun Ekosistem Sekolah Siaga Kependudukan berbasis kolaborasi inovasi dan kearifan lokal menuju generasi emas Kabupaten Nganjuk” di Aula DPPKB Nganjuk, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan strategis ini menghadirkan berbagai pihak mulai dari jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pendidikan, hingga perwakilan perguruan tinggi dan kepala sekolah. Sinergi lintas sektoral ini menjadi kunci dalam menjaring aspirasi, saran, dan kritik guna meningkatkan pelayanan publik di bidang kependudukan.

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada kebijakan pembangunan kependudukan, akselerasi program Bangga Kencana, serta urgensi implementasi SSK sebagai wadah edukasi kependudukan di lingkungan sekolah. Para peserta juga mendiskusikan tantangan di lapangan serta strategi pendampingan yang tepat bagi sekolah-sekolah sasaran.

Bacaan Lainnya

Kepala DPPKB Kabupaten Nganjuk, Drs. Asti Widyartini, M.Si, mengungkapkan bahwa sejak dirintis pada tahun 2019, SSK di Kabupaten Nganjuk telah mengalami perkembangan yang signifikan. Hingga saat ini, sebanyak 182 sekolah telah terintegrasi dalam program ini, dengan delapan di antaranya telah mencapai klasifikasi paripurna.

Alhamdulillah sejak tahun 2019 program SSK ini telah mendapat tren positif di masyarakat. Realisasi program SSK kita juga meraih peringkat 3 di Jawa Timur,” ujar Asti.

Asti menegaskan bahwa SSK bukanlah mata pelajaran baru yang memberatkan siswa. Kurikulum ini diintegrasikan ke dalam mata pelajaran nasional yang sudah ada, sehingga materi kependudukan menjadi bagian dari pemahaman keseharian siswa. Pihaknya juga aktif menjalin sinergi dengan sekolah-sekolah berpredikat paripurna untuk menjadi penggerak atau contoh bagi sekolah lain.

Dengan adanya forum konsultasi publik ini, kita berharap banyak masukan dan dukungan demi mewujudkan program yang lebih baik ke depannya. Semoga semua sekolah di Kabupaten Nganjuk bisa segera mengimplementasikan program SSK, sehingga kita bisa menyiapkan generasi yang berkualitas menuju generasi emas di Kabupaten Nganjuk,” pungkas Asti.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan pemahaman dan komitmen antara DPPKB dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mencapai target pembangunan kependudukan, sekaligus mempercepat implementasi program Sekolah Siaga Kependudukan di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk.

(Tim) .

Pos terkait